Minggu, 30 Juni 2024

Relief" pada bangunan kuno

 


ASAL USUL SILSILAH MARGA BATAK

 TAROMBO & ASAL USUL SILSILAH MARGA BATAK

JEJAK KEHORMATAN & PERSAUDARAAN YANG ABADI
Bagi suku Batak, istilah " Tarombo" adalah hal yang sangat akrab. Tarombo adalah silsilah marga Batak yang sangat penting untuk memahami hubungan antar marga. Mari kita telusuri asal-usul dan perkembangan tarombo dari awal hingga sekarang.
ASAL USUL SILSILAH MARGA BATAK
Sebagai salah satu suku besar di Indonesia, suku Batak memiliki sejarah yang panjang. Salah satu ciri khasnya adalah marga yang menyertai nama setiap anggotanya. Marga ini penting untuk mengetahui hubungan kekeluargaan dan persaudaraan yang dijelaskan dalam tarombo.
Hingga kini, terdapat sekitar 500 marga Batak yang tersebar di seluruh Indonesia. Sistem kekeluargaan suku Batak bersifat patrilineal, di mana marga diturunkan dari ayah kepada anak-anaknya.
Menurut Bungaran Antonius Simanjuntak dalam bukunya "Struktur Sosial dan Sistem Politik Batak Toba", marga Batak didasarkan pada nama nenek moyang laki-laki. Sejarah marga Batak dimulai dari seorang tokoh bernama Raja Batak, yang dikenal sebagai leluhur suku Batak dan tinggal di lereng Pusuk Buhit. Raja Batak memiliki dua putra: Guru Tatae Bulan dan Raja Isumbaon.
SILSILAH MARGA BATAK DARI GURU TATAE BULAN
Guru Tatae Bulan memiliki lima putra: Si Raja Biak-Biak, Saribu Raja, Limbong Mulana, Sagala Raja, dan Silau Raja. Dari kelima putranya, hanya Saribu Raja yang memiliki keturunan dari dua pernikahannya. Keturunan ini diteruskan oleh putra dari istri keduanya, yang melahirkan tujuh putra: Sinaga, Situmorang, Pandiangan, Nainggolan, Simatupang, Aritonang, dan Siregar.
SILSILAH MARGA BATAK DARI RAJA ISUMBAON
Raja Isumbaon memiliki tiga putra: Tuan Sorimangaraja, Raja Asiasi, dan Sangkar Somalindang. Tuan Sorimangaraja memiliki tiga putra: Nai Ambaton, Nai Rasaon, dan Nai Suanon. Dari keturunan Nai Ambaton lahir empat putra: Simbolon Tua, Tamba Tua, Munthe Tua, dan Saragi Tua.
RAGAM MARGA BATAK SAAT INI
Dari keturunan ini, lahir berbagai marga Batak yang tersebar di seluruh nusantara :
1 Batak Angkola : Harahap, Hasibuan, Siregar, Tanjung.
2 Batak Karo : Ginting, Sembiring, Karo-Karo, Perangin-Angin, Tarigan. *
3 Batak Mandailing : Lubis, Lintang, Siregar, Parinduri, Nasution.
4 Batak Pakpak : Tinambunan, Tumangger, Lingga, Sagala.
5 Batak Toba : Simanjuntak, Hutapea, dan banyak lainnya.
6 Batak Simalungun : Empat marga utama—Damanik, Saragih, Purba, dan Sinaga—yang memiliki sub-marga lagi.
Itulah silsilah marga Batak yang keturunannya tersebar di seluruh nusantara.
Note :
Suku Karo memiliki sejarah dan asal-usul yang terpisah dari suku Batak secara umum. Mereka adalah salah satu dari sub-etnis Batak yang memiliki kebudayaan, bahasa, dan tradisi unik mereka sendiri. Hubungan mereka dengan raja-raja Batak lebih berkaitan dengan sejarah kerajaan-kerajaan Batak yang mencakup berbagai suku Batak, termasuk suku Karo. Meskipun memiliki karakteristik unik, suku Karo berbagi bahasa Batak sebagai bahasa ibu dan beberapa elemen budaya seperti adat istiadat dan tradisi tertentu dengan suku Batak lainnya. Ini menjadi dasar untuk memasukkan mereka ke dalam kelompok sub-etnis Batak yang lebih luas.
Sumber :
dikutip berasal dari buku Struktur Sosial dan Sistem Politik Batak Toba yang ditulis oleh Bungaran Antonius Simanjuntak, Wikipedia dan berbagai sumber lain


SEJARAH TELEPON DARI MASA KE MASA


AWAL PENEMUAN
Antonio Meucci (1808-1889)
Antonio Meucci, seorang penemu Italia, memulai perjalanan telepon pada tahun 1854 ketika ia mengembangkan perangkat yang memungkinkan komunikasi suara melalui kabel. Meucci menyebut perangkat ini sebagai "telettrofono." Pada tahun 1871, Meucci mengajukan paten sementara di Amerika Serikat karena keterbatasan keuangan, ia tidak mampu mengajukan paten penuh. Meucci berhasil menunjukkan perangkat ini kepada publik pada tahun 1860, tetapi tidak memiliki sumber daya untuk mengkomersialkannya.
Elisha Gray (1835-1901)
Elisha Gray, seorang insinyur listrik dari Amerika, juga bekerja pada teknologi telepon. Pada 14 Februari 1876, Gray mengajukan paten untuk perangkat transmisi suara. Sayangnya, pengajuan patennya tiba di kantor paten hanya beberapa jam setelah pengajuan paten Alexander Graham Bell, yang mengarah pada perselisihan hukum antara keduanya mengenai siapa yang lebih dulu menemukan telepon.
Alexander Graham Bell (1847-1922)
Alexander Graham Bell, seorang ilmuwan dan penemu kelahiran Skotlandia, secara umum dianggap sebagai penemu telepon. Pada 7 Maret 1876, Bell menerima paten AS No. 174,465 untuk "improvement in telegraphy." Pada 10 Maret 1876, Bell berhasil melakukan panggilan telepon pertama di dunia dengan kata-kata terkenal, "Mr. Watson, come here, I want to see you."
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TELEPON
Telepon Era Awal (1880-an - 1900-an)
Setelah penemuan Bell, telepon dengan cepat berkembang dan menyebar. Pada akhir 1800-an dan awal 1900-an, telepon beroperasi dengan menggunakan saklar manual yang dioperasikan oleh operator. Pengguna harus meminta operator untuk menghubungkan mereka dengan nomor tujuan.
Telepon Putar (Rotary Dial) (1920-an - 1980-an)
Pada tahun 1920-an, telepon putar diperkenalkan, memungkinkan pengguna untuk memutar nomor yang ingin mereka hubungi. Sistem ini menghilangkan kebutuhan akan operator manual untuk menyambungkan panggilan.
Telepon Tombol (Touchtone) (1960-an - 1990-an)
Telepon dengan tombol tekan mulai muncul pada 1960-an. Sistem ini menggantikan telepon putar dan mempercepat proses panggilan. DTMF (Dual-tone multi-frequency) atau telepon "touchtone" memperkenalkan kemampuan untuk menggunakan sinyal suara untuk mengirimkan data melalui jalur telepon.
Era Telepon Seluler dan Digital
Telepon Seluler Awal (1980-an - 1990-an)
Pada 1980-an, telepon seluler pertama, seperti Motorola DynaTAC, diperkenalkan. Telepon ini masih besar dan berat, tetapi merupakan langkah besar dalam mobilitas komunikasi.
Telepon Seluler Digital (1990-an - 2000-an)
Pada 1990-an, teknologi telepon seluler beralih ke sistem digital, meningkatkan kualitas suara dan kapasitas jaringan. Ponsel menjadi lebih kecil dan lebih terjangkau, sehingga lebih banyak orang dapat memilikinya.
Revolusi Smartphone (2000-an - sekarang)
Ponsel Cerdas Awal
Pada awal 2000-an, ponsel mulai dilengkapi dengan fitur-fitur canggih seperti kamera, akses internet, dan kemampuan email. BlackBerry dan Nokia adalah pemimpin pasar pada masa ini.
Era iPhone dan Android
Pada tahun 2007, Apple merilis iPhone, yang mengubah industri telepon dengan layar sentuhnya yang revolusioner dan ekosistem aplikasi yang berkembang pesat. Tak lama setelah itu, Android muncul sebagai sistem operasi seluler yang kuat dan fleksibel, memberikan alternatif yang kuat terhadap iPhone.
Telepon Masa Kini
Telepon masa kini adalah perangkat multifungsi yang menggabungkan telepon, komputer, kamera, dan banyak fungsi lainnya. Smartphone modern seperti iPhone, Samsung Galaxy, dan Google Pixel dilengkapi dengan teknologi canggih seperti kamera beresolusi tinggi, kemampuan AI, dan konektivitas 5G.
Teknologi Masa Depan
Melihat ke masa depan, telepon kemungkinan akan terus berkembang dengan integrasi lebih lanjut dari teknologi AI, augmented reality (AR), dan virtual reality (VR). Penggunaan bahan baru, peningkatan baterai, dan inovasi dalam antarmuka pengguna diharapkan dapat terus meningkatkan pengalaman pengguna.
Dari perangkat sederhana Antonio Meucci hingga smartphone canggih masa kini, telepon telah mengalami evolusi luar biasa, menghubungkan dunia dengan cara yang belum pernah terbayangkan sebelumnya.
Sumber :
1. "The Telephone Gambit: Chasing Alexander Graham Bell's Secret" oleh Seth Shulman
2. "The Victorian Internet: The Remarkable Story of the Telegraph and the Nineteenth Century's On-line Pioneers"** oleh Tom Standage
3. "Telephone: The First Hundred Years" oleh John Brooks, Wikipedia dan diolah dari berbagai sumber lainnya.

BELAJAR KEDUNGKEBO


Buku 'Ekologi Kebudayaan Jawa dan Kitab Kedung Kebo' terbit tahun 1986.
Taun 2017 diterbitkan ulang dalam judul 'Sisi Lain Diponegoro, Babad Kedungkebo dan Historiografi Perang Jawa'.
Alasan penerbitan ulang, kata Peter Carey, karena 'mutu cetakan dan terjemahan sama sekali tidak memuaskan, berantakan.'
Saya baca buku itu sampe 3 kali. Sampe saya jadi penasaran dengan isinya. Karena buku itu cuman menuturkan garis besarnya aja.
Akhirnya saya cari naskah Babad Kedungkebo. Kemudian saya terjemahkan. Bulan kemarin saya mulai. Bulan ini selese.
Apa yang menarik saya menerjemahkan?
Pertama.
Saya habis ziarah ke tempat pertemuan Diponegoro dengan Kolonel Klerens di Romakamal. Pertemuan terjadi karena keterlihatan Kerto Pengalasan.
Kedua.
Babad Kedungkebo disusun oleh Kerto Pengalasan. Terutama di bagian depan, kisah Diponegoro dan kehidupan Keraton Jogja. Hal yang sangat mungkin tidak diketahui oleh Cokronegoro yang abdi Keraton Solo.
Babad yang menarik.

Jumat, 28 Juni 2024

LUDWIG VAN BEETHOVEN

 

15 FAKTA UNIK LUDWIG VAN BEETHOVEN:
1. Kehilangan Pendengaran:
Beethoven mulai kehilangan pendengarannya di akhir usia 20-an dan menjadi sepenuhnya tuli pada usia 40-an. Namun, ia terus menulis musik yang luar biasa, termasuk beberapa karya terbaiknya, setelah kehilangan pendengaran total.
2. Asal Jerman:
Beethoven lahir di Bonn, Jerman, pada 17 Desember 1770. Ia kemudian pindah ke Wina, Austria, yang menjadi pusat karir musiknya.
3. Guru yang Terkenal:
Beethoven belajar dengan beberapa musisi terkenal, termasuk Joseph Haydn dan Antonio Salieri.
4. Eroica Symphony:
Simfoni No. 3, yang dikenal sebagai "Eroica," awalnya didedikasikan untuk Napoleon Bonaparte. Namun, Beethoven membatalkan dedikasi ini setelah Napoleon memproklamirkan dirinya sebagai Kaisar.
5. Pianis Hebat:
Sebelum kehilangan pendengarannya, Beethoven dikenal sebagai salah satu pianis terbaik di zamannya.
6. Kepribadian Sulit:
Beethoven dikenal memiliki kepribadian yang keras, penuh emosi, dan sering kali sulit bergaul dengan orang lain.
7. Cahier des Inspirations:
Beethoven sering mencatat ide-ide musik dalam buku catatannya, banyak dari ide ini yang akhirnya berkembang menjadi karya besar.
8. Misa Solemnis:
Salah satu karyanya yang kurang dikenal tetapi sangat monumental adalah "Missa Solemnis," yang merupakan misa Katolik besar.
9. Pemberontak Musik:
Beethoven dikenal sebagai pemberontak musik yang mendorong batas-batas konvensi musik pada zamannya, terutama dalam hal struktur dan ekspresi.
10. Karya Akhir yang Monumental:
String Quartets terakhirnya, yang termasuk dalam Opus 130-135, dianggap sebagai beberapa karya paling inovatif dalam sejarah musik.
11. Pendidikan Terbatas:
Beethoven tidak pernah memiliki pendidikan formal yang memadai, ia sebagian besar belajar sendiri atau melalui pelajaran pribadi.
12. Depresi:
Beethoven sering mengalami periode depresi dan mengalami banyak tantangan pribadi, termasuk masalah kesehatan dan keuangan.
13. Simfoni Ke-9:
Simfoni No. 9 adalah salah satu karya paling terkenal Beethoven dan merupakan simfoni pertama yang menggunakan paduan suara dalam gerakan terakhir.
14. Pengaruh Besar:
Beethoven adalah tokoh transisi antara periode Klasik dan Romantik dalam musik Barat, mempengaruhi generasi komponis setelahnya.
15. Penerbit yang Kritis:
Beethoven sering memiliki hubungan yang sulit dengan penerbitnya, sering kali tidak puas dengan cara karya-karyanya diterbitkan atau disebarluaskan.

Kamis, 27 Juni 2024

RAJA & RANI MAJAPAHIT


Selama berdiri (1293-1527) Majapahit diperintah oleh 11 Raja dan 2 Rani, berikut daftarnya ;
1.Raden Wijaya (Kertarajasa Jayawardhana)** (1293–1309)
2.Jayanegara (1309–1328)
3. Tribhuwana Wijayatunggadewi** (1328–1350)
4. Hayam Wuruk (Rajasanagara)** (1350–1389)
5. Wikramawardhana** (1389–1429)
6. Suhita** (1429–1447)
7. Kertawijaya (Brawijaya I)** (1447–1451)
8. Rajasawardhana (Brawijaya II)** (1451–1453)
9. Purwawisesa (Brawijaya III)** (1456–1466)
10. Bhre Pandan Salas (Brawijaya IV)** (1466–1468)
11. Bhre Kertabhumi (Brawijaya V)** (1468–1478)
12. Girindrawardhana (Brawijaya VI)** (1478–1498)
13. Patih Udara (Brawijaya VII)** (1498–1525)
Majapahit yang beribukota di Daha pada akhirnya dapat ditaklukan oleh Demak. Majapahit pun kemudian berubah kedudukannya menjadi Negeri bawahan Demak.


Sejarah adalah..

 SEJARAH ADALAH KEBOHONGAN YANG DISEPAKATI ?

Kutipan “Sejarah adalah serangkaian kebohongan yang disepakati” sering dikaitkan dengan Napoleon Bonaparte.
Namun, ada beberapa perdebatan mengenai apakah Napoleon benar-benar mengucapkan kata-kata tersebut dengan tepat, karena tidak ada sumber atau catatan pasti tentang dia yang mengatakan hal tersebut.
Meski demikian, sentimen yang diungkapkan dalam kutipan tersebut seringkali diartikan bahwa sejarah tidak selalu merupakan catatan obyektif tentang peristiwa masa lalu, namun dapat dipengaruhi oleh bias, perspektif, dan agenda orang yang menulisnya.
Jadi cara paling tepat menyikapi sebuah cerita sejarah adalah kedewasaan dalam berpikir dan mengolah mindset kita.
Karena sebuah cerita sejarah itu adalah sebuah kejadian di masa lalu yang telah terjadi. Jadi ketika suatu cerita sejarah sudah terjadi otomatis akan menimbulkan opini, pendapat dan sudut pandang yang berbeda dari masing-masing manusia. Dan setiap manusia tentu memiliki persepsi dan pendapat sendiri-sendiri yang belum tentu sama.
Dalam sejarah tidak ada kebenaran mutlak 100% karena yang ada hanya probabilitas atau kemungkinan dan sejarah bukanlah matematika. Jadi kita tidak bisa mengklaim pendapat kita adalah yang paling benar sementara pendapat yang lain salah. Bisa jadi karena belum menemukan sumber yang tepat atau sebab lainnya karena cerita sejarah sendiri akan terus berkembang seiring bukti baru yang diketemukan.
Jadi cara terbaik menyikapi sebuah cerita sejarah adalah berpikir dewasa dan menghormati beda pendapat yang terjadi, perbedaan pendapat itu adalah hal yang lumrah, berdiskusi yang baik itu sangat elegan, tidak perlu saling menyalahkan atau mencaci maki, karena itu menunjukkan kualitas level diri anda. Point paling penting dalam sejarah adalah bagaimana cerita sejarah itu menjadi pelajaran bagi kita agar bersikap lebih baik dalam menghadapi masa depan.
Ini adalah pendapat pribadi penulis, jika anda punya opini dan pendapat sendiri silahkan disampaikan 😊

Jalur trem uap Malang Kotalama–Blimbing–Singosari

 Jalur ini seluruhnya termasuk dalam Wilayah Aset VIII Surabaya dan memiliki panjang 12,3 km.

Jalur trem uap Malang Kotalama–Blimbing–Singosari
Jalur trem di alun-alun Kota Malang
Ikhtisar
JenisJalur trem lintas utama
SistemJalur trem perkotaan
StatusTidak beroperasi
LokasiKota Malang
TerminusMalang Kotalama
Singosari MS
Operasi
Dibangun olehMalang Stoomtram Maatschappij
Dibuka1901-1903
Ditutup1978
PemilikPT Kereta Api Indonesia (pemilik aset stasiun)
OperatorWilayah Aset VIII Surabaya
Karakteristik lintasLintas dataran tinggi
DepoMalang Kotalama (MLK)
Data teknis
Panjang lintas12 km
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasi20 s.d. 50 km/jam
Rangkaian kereta MS yang sedang berhenti di alun-alun kota Malang.

Jalur ini dibangun oleh Malang Stoomtram Maatschappij (MS), difungsikan untuk menghubungkan kawasan-kawasan penting di sepanjang Jalan Raya Surabaya–Malang. Rute jalurnya lurus dan sejajar dengan jalan raya Surabaya–Malang, tidak seperti jalur milik Staatsspoorwegen yang berkelok-kelok dan jauh dari jalan raya tersebut. Untuk segmen Malang Kotalama–Blimbing sendiri dibuka pada tanggal 15 Februari 1903, sedangkan untuk Tumpang–Blimbing–Singosari dibuka lebih awal, pada tanggal 27 April 1901.[1]

Secara total, jalur trem ini memiliki rute Malang Kotalama–Jagalan–Alun-alun Malang–Kayutangan–Celaket–Lowokwaru–Blimbing. Dari Blimbing bercabang dua, satu menuju Singosari, satunya lagi menuju Tumpang. Untuk menunjang operasional dibangun stasiun antarmoda dengan kereta api rel berat milik Staatsspoorwegen. Ada empat stasiun antarmoda yang dibangun oleh MS, yaitu Stasiun Malang Kotalama, Blimbing, Singosari MS, dan Kepanjen MS. Stasiun Malang Jagalan ditetapkan sebagai stasiun utama untuk MS.[2][3]

Jalur ini ditutup pada tahun 1978 karena akses jalan menuju Malang yang semakin mudah tanpa perlu trem lagi. Untuk jalur Blimbing–Tumpang ditutup lebih awal, yaitu pada tahun 1968 dengan alasan yang sama. Kini seluruh aset di jalur kereta api ini dikuasai oleh PT Kereta Api Indonesia.

Jalur trem uap Blimbing–Tumpang

 Jalur trem uap Blimbing–Tumpang adalah salah satu jalur trem uap nonaktif di Jawa Timur yang berada di Kota Malang. Jalur ini seluruhnya termasuk dalam Wilayah Aset VIII Surabaya dan memiliki panjang 16,675 km.

 menghubungkan daerah Tumpang dengan Blimbing, Malang yang dekat dengan jalan raya mengingat dahulu aksesnya sangat sukar. Pembangunan jalur ini sepaket dengan jalur Blimbing–Singosari, dibuka pada tanggal 27 April 1901.[1]

Secara total, jalur trem ini merupakan bagian dari jalur trem rute Malang Kotalama–Jagalan–Alun-alun Malang–Kayutangan–Celaket–Lowokwaru–Blimbing. Dari Blimbing bercabang dua, satu menuju Singosari, satunya lagi menuju Tumpang. Untuk menunjang operasional dibangun stasiun antarmoda dengan kereta api rel berat milik Staatsspoorwegen. Ada empat stasiun antarmoda yang dibangun oleh MS, yaitu Stasiun Malang Kotalama, Blimbing, Singosari MS, dan Kepanjen MS. Stasiun Malang Jagalan ditetapkan sebagai stasiun utama untuk MS.[2][3]

Jalur ini ditutup lebih awal, yaitu pada tahun 1968 karena akses jalan menuju Blimbing yang semakin mudah tanpa perlu trem lagi. Kini seluruh aset di jalur kereta api ini dikuasai oleh PT Kereta Api Indonesia.




Bangsa Sumeria

 Lebih dari 6.000 tahun yang lalu, sebuah peradaban misterius memiliki peta rinci tata surya kita. Bangsa Sumeria membuat gambar-gambar ini menggunakan tanah liat. Gambar-gambar yang masih ada menunjukkan bahwa mereka memahami bahwa matahari adalah bintang di pusat tata surya dan bahwa planet-planet lain berputar di sekitarnya. Mereka bahkan secara akurat membuat sketsa orbit dan posisi planet-planet. Yang menarik, beberapa lukisan mereka juga menggambarkan gambar aneh dengan makhluk raksasa. Bangsa Sumeria menganggap mereka dewa. Menarik, beberapa gambar dewa ini bahkan menampilkan simbol yang menyerupai urutan DNA manusia. Selain itu, mereka memiliki simbol yang terkait dengan obat-obatan, yang memiliki kemiripan yang signifikan dengan simbol medis modern. Sampai hari ini, kita masih tidak dapat memahami bagaimana ribuan tahun yang lalu, peradaban manusia tertua memiliki pengetahuan mendalam tentang astronomi.

Ini menimbulkan pertanyaan apakah peradaban kuno ini tidak mundur, melainkan telah maju jauh melampaui pemahaman kita saat ini tentang mereka.


Penyelam Jadul

 Penyelam mutiara berhelm didobo,maluku tenggara,tahun 1935

Laut di Maluku mengandung lebih banyak hal menarik secara ekonomi daripada sekadar ikan. Misalnya, penduduk Kepulauan Aroe, sebuah kepulauan dekat New Guinea, telah lama mengkhususkan diri dalam menangkap hiu dan tripang (keduanya untuk pasar Tiongkok) dan menyelam untuk mencari mutiara dan cangkang mutiara. Orang-orang di foto itu, mungkin orang Aroe, bekerja di Perusahaan Dagang Celebes. Ada juga penyelaman 'tradisional' untuk mencari mutiara, sesuatu yang telah ditunjukkan oleh VOC. Wallace menghabiskan beberapa bulan di Dobo (pada tahun 1857, untuk mencari burung cendrawasih), yang ia tulis dengan sangat antusias di Kepulauan Melayu. (P.Boomgaard, 2001). Penyelam mutiara berhelm, Dobo, Kepulauan Aroe, Maluku Tenggara,


Kenapa Sejarah Napoleon Diajarkan ?


🕵️‍♂️
--------------------------------------------
Kenapa kita diajarkan sejarah Napoleon yang dikenal jahat dan selalu digambarkan baik?
Kenapa tidak disebutkan bahwa dia membunuh 3 ribu tawanan secara kejam setelah mereka menyerah?
Kenapa tidak disebutkan bahwa dia pergi ke Palestina dan berkata bahwa sudah waktunya Yahudi kembali ke tanah air mereka?
Kenapa tidak disebutkan bahwa dia membunuh tokoh-tokoh negara secara langsung dan menggantung kepala mereka di pintu masuk kota?
Kenapa tidak disebutkan bahwa dia memasuki Al-Azhar dengan kuda dan membantai para ulama dan pelajar?
Kenapa kita diajarkan sejarah Cleopatra yang dikenal pengkhianat, jahat, dan menyimpang, tapi tidak diajarkan sejarah Aisyah, Asma, dan Asiyah istri Firaun?
Kenapa kita diajarkan sejarah Plato dan Socrates, tapi tidak diajarkan sejarah Salman Al-Farisi, pencari kebenaran?
Kenapa tokoh-tokoh seperti Salahuddin Al-Ayyubi dan Uqba bin Nafi dihapus dari kurikulum kita?
Kenapa Buddha disebut-sebut sebagai rasul kemanusiaan dan kasih sayang, sedangkan umat Muslim digambarkan sebagai pembunuh dan penjahat?
Kenapa penulis Muslim menulis tentang non-Muslim dengan penuh hormat dan penghargaan, tetapi mereka yang menaklukkan negeri, membebaskan rakyat, dan menyebarkan keadilan dan kesetaraan tidak pernah disebutkan?
Apakah sengaja agar kita perlahan kehilangan identitas Muslim kita hingga generasi Muslim tidak tahu apa-apa tentang Islamnya?
Apakah ini demi merusak Islam dan menyebarkan keburukan dan moral yang buruk serta tidak menyebarkan ilmu yang benar?
Kapan kita bangun dari tidur panjang kita dan menggagalkan rencana mereka, menyadarkan diri kita dan anak-anak kita?
⏰ Saatnya Bangun! ⏰

Bayar Pajak

 Potret para warga desa pemilik tanah sedang ingin membayar Belasting (pajak) atas tanahnnya kepada pejabat kontrolir O. Horst di Manggarai pada tahun 1927



Koin Hindia Belanda

 Mata uang Hindia-Belanda koin 2.5 sen tahun 1858 kepingan berbahan tembaga dengan diameter 31,0 mm, tebal 2,1 mm, berat 21,30 g.

Pada bagian depan terdapat pecahan dalam aksara Jawa dan arab

Jaman Ramses / Fir'aun

 "Orang-orang di zaman firaun hidup 1000 Tahun. Tidak heran teknologi mereka begitu canggih! "

Untuk menjawab kesalahpahaman ini, saya menjelaskan usia firaun terkenal dalam sejarah. Saya tidak tahu dari mana gagasan itu berasal bahwa manusia dari sebelumnya berusia ratusan tahun, tetapi catatan sejarah dan arkeolog memberi tahu kita sebaliknya sebagai berikut:
---
Ramses II (Ramses yang Agung)
Umur: 90-96 tahun
Pemerintah: 1279-1213 SM
Ramses II terkenal sebagai salah satu firaun yang paling lama memerintah dan paling lama hidup dalam sejarah Mesir kuno.
---
Tutankhamun (Raja Tut)
Umur: 19 tahun
Pemerintah: 1332-1323 SM
Tutankhamun menjadi firaun di usia muda dan meninggal juga di usia muda.
---
Pepi II
Umur: Sekitar 64-84.
Pemerintah: 2278-2184 SM
Pepi II adalah salah satu firaun dengan pemerintahan terpanjang dalam sejarah Mesir, namun usianya masih di zaman manusia modern.
---
Kleopatra VII
Umur: 39 tahun
Pemerintah: 51-30 SM
Cleopatra terkenal sebagai firaun terakhir Mesir dan hidup sampai zaman yang relatif umum bagi manusia modern.
---
Sekarang kita mengambil manusia prasejarah yang hidup lebih lama dari firaun, apakah catatan arkeolog pada sisa-sisa mereka menunjukkan mereka bisa hidup selama ratusan tahun?
Pria Perak
Umur: Perkiraan 40-45 tahun
Tanggal: 10.000 tahun yang lalu
Manusia Perak adalah salah satu fosil manusia prasejarah yang terkenal di Malaysia dan usianya menunjukkan umur yang mirip dengan manusia modern di zaman prasejarah.
---
Ötzi si Manusia Es
Umur: anggaran 45 tahun
Tanggal: 3500 SM
Ötzi adalah mumi manusia dari Zaman Perunggu yang ditemukan di Pegunungan Alpen dan juga berusia di lingkungan hidup manusia modern.
---
Lucy (Australopintsyus afarensis)
Umur: 12-15 tahun
Tanggal: Sekitar 3,2 juta tahun yang lalu
Lucy adalah salah satu fosil hominid tertua yang ditemukan dan usianya menunjukkan umur yang pendek dibandingkan dengan manusia modern.
----
Kapel Orang Suci 1 (Neandertal)
Umur: anggaran 40 tahun
Tanggal: Sekitar 60.000 tahun yang lalu
La Chapelle-aux-Saints 1 adalah fosil Neandertal yang menunjukkan umur yang mirip dengan manusia modern.
---
Shanidar 1 (Neandertal)
Umur: 40-50 tahun budget
Tanggal: Sekitar 45.000-35.000 tahun yang lalu
Shanidar 1 adalah fosil Neandertal yang menunjukkan umur yang lebih panjang daripada beberapa manusia prasejarah lainnya.
---
Dari catatan wahyu, kita hanya tahu nabi diberi umur panjang. Saya percaya ini karena pentingnya khotbah mereka. Sayangnya catatan sejarah tidak menceritakan bahwa ada manusia selain Nabi yang hidup ratusan tahun.
Raja dari zaman Nabi Ibrahim A. Sampai zaman nabi Muhammad, seumuran dengan kita. Bahkan manusia yang telah hidup lebih lama yaitu zaman prasejarah cukup sulit untuk mencapai usia kita karena pencapaian peradaban medis tidak seperti zaman sekarang.