Kamis, 27 Juni 2024

Kenapa Sejarah Napoleon Diajarkan ?


🕵️‍♂️
--------------------------------------------
Kenapa kita diajarkan sejarah Napoleon yang dikenal jahat dan selalu digambarkan baik?
Kenapa tidak disebutkan bahwa dia membunuh 3 ribu tawanan secara kejam setelah mereka menyerah?
Kenapa tidak disebutkan bahwa dia pergi ke Palestina dan berkata bahwa sudah waktunya Yahudi kembali ke tanah air mereka?
Kenapa tidak disebutkan bahwa dia membunuh tokoh-tokoh negara secara langsung dan menggantung kepala mereka di pintu masuk kota?
Kenapa tidak disebutkan bahwa dia memasuki Al-Azhar dengan kuda dan membantai para ulama dan pelajar?
Kenapa kita diajarkan sejarah Cleopatra yang dikenal pengkhianat, jahat, dan menyimpang, tapi tidak diajarkan sejarah Aisyah, Asma, dan Asiyah istri Firaun?
Kenapa kita diajarkan sejarah Plato dan Socrates, tapi tidak diajarkan sejarah Salman Al-Farisi, pencari kebenaran?
Kenapa tokoh-tokoh seperti Salahuddin Al-Ayyubi dan Uqba bin Nafi dihapus dari kurikulum kita?
Kenapa Buddha disebut-sebut sebagai rasul kemanusiaan dan kasih sayang, sedangkan umat Muslim digambarkan sebagai pembunuh dan penjahat?
Kenapa penulis Muslim menulis tentang non-Muslim dengan penuh hormat dan penghargaan, tetapi mereka yang menaklukkan negeri, membebaskan rakyat, dan menyebarkan keadilan dan kesetaraan tidak pernah disebutkan?
Apakah sengaja agar kita perlahan kehilangan identitas Muslim kita hingga generasi Muslim tidak tahu apa-apa tentang Islamnya?
Apakah ini demi merusak Islam dan menyebarkan keburukan dan moral yang buruk serta tidak menyebarkan ilmu yang benar?
Kapan kita bangun dari tidur panjang kita dan menggagalkan rencana mereka, menyadarkan diri kita dan anak-anak kita?
⏰ Saatnya Bangun! ⏰

Tidak ada komentar:

Posting Komentar